Ikoy-ikoyan Dikritik, Istri Arief Muhammad Miris dengan Sebutan Mental Pengemis

Istri dari Arief Muhammad, Tiara Pangestika akhirnya angkat bicara soal tren ikoy-ikoyan yang digagas suaminya sendiri. Tiara atau sapaan akrabnya Tipang, merasa miris dengan sebutan mental pengemis yang sempat dilontarkan sejumlah pihak.

“Aku setuju banget kalo ada yang bilang tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Tapi kalo sampai melabeli orang yang tangannya lagi di bawah dengan sebutan mental pengemis, kok ngeriii,” tulis Tipang di Instagram pada Sabtu, 7 Agustus 2021.

Program ikoy-ikoyan yang dilakukan oleh Arief Muhammad mendapat banyak kritikan. Awkarin, Nana Mirdad, dan Chelsea Olivia menjadi pesohor yang mengkritik permainan ini. Mereka mengaku tidak mau mengajari pengikutnya memiliki mental pengemis.

Menurut Tipang, bisa jadi semua orang pernah ada di posisi tangan di bawah. Namun, orang tersebut tidak menyadari karena konteksnya tidak meminta uang. “Tapi kan bisa jadi mungkin kita pernah ngemis projekan? Ngemis jabatan? Ngemis bantuan? Ngemis viewers? Vote? Ngemis don’t forget to subscribe like and share, atau segala bentuk apapun itu yang sifatnya minta pertolongan orang lain,” tulisnya lagi.

Bagi Tipang, mungkin saat ini ada yang belum pernah merasakan di posisi tangan di bawah. Bukan berarti hal tersebut tidak akan terjadi. “Bukan berarti enggak mungkin kan, suatu hari nanti kita minta bantuan orang lain?” tanya Tipang.

Unggahan Tipang ini mendapat balasan dari rekan-rekannya, seperti Tasya Farasya yang menuliskan, “Boleh like 6 juta kali enggak?”. Atau Rachel Vennya yang juga ikut permainan ikoy-ikoyan ini juga menuliskan persetujuannya.

Tiara Pangestika sendiri mengaku enggan mengikuti tren ikoy-ikoyan yang diciptakan oleh suaminya. “Aku sendiri nggak pro dan nggak mau ikut trennya meskipun suami sendiri kok, cuma kalimat mental pengemis aja bikin ati nggreges,” tulis Tipang saat membalas komentar netizen.

Komentar lain datang dari netizen yang memberi dukungan pada unggahan Tipang. “Ketika kita baik sama orang suatu saat kebaikan itu akan kembali ke kita, dan meminta itu belum tentu pengemis,” tulis akun @inayy.aah. “Minimal kalau tidak mau membantu jangan julidin orang yang lagi berbagi,” tulis akun @arfhndka.

Permainan ikoy-ikoyan ini awalnya dibuat oleh Arief Muhammad kepada pengikutnya. Arief sendiri kepada Denny Sumargo mengaku program ini untuk berbagi kebahagiaan bukan memberantas kemiskinan. “Gue datang meluruskan, gue sedang tidak memberantas kemiskinan di Ikoy-ikoyan. Konsepnya bukan menolong fakir miskin, konsepnya berbagi kebahagiaan,” ujar Arief saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Denny Sumargo, Sabtu, 7 Agustus 2021.

DEWI RETNO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.